Poor Adam



            Once upon a time, there lived a teenager named Adam who was a high school student. He was a shy and quiet boy. Adam had a very grim life. He came from a broken family. His mother and father fought almost every day which made him depressed, they married at a very young age. This condition makes Adam a moody child and tends to be anti social, even at school he always gets bad treatment by his friends, especially David and his gang, Adam only has someone who is close enough to him, her name is Alyssa, a brave girl from his class who always put up a body to defend Adam when he was intimidated, no one dared to disturb Alyssa because his father was a policeman.
One day Adam came to school late, he came in disheveled condition, his clothes were worn out, his face was gloomy with a blank stare, not just this once he entered late with such conditions until the teacher was tired of reprimanding him, the teacher said "oh you lazybones, you really have no future, I'm really sick of seeing your behavior! ". the words were then welcomed by the whole class who shouted at him. Adam didn't even say a word he just looked down and went into his chair. Adam sat right behind alyssa, she was a woman who really cared about Adam, there was no reason for him not to worry about Adam. "Hi Adam, are you OK?" Alyssa asked. And Adam answered flatly, "Yes, I'm fine". then alyssa said to him "I hope so, I'm very worried about you".
After school hours, it was time for Adam to go home. But suddenly when in the classroom hallway, Adam was stopped by David and his gang dragged him into the toilet and threw him into the tub. He was forced to give his money, "O idiot, let's give your money!" snapped David. Adam then begged, "Please  forgive me, let me go, I have no money ... really ... please ... let me off!". "You're lying, you useless trash ... eat this!" said David. Then David and his gang beat Adam until he was battered. Alyssa who heard the noise from the toilet tried to help Adam "hey, what are you doing, stop!" said Alyssa. seeing alyssa catch her, David and the gang leave and run away. "Beware if you dare to bother him again, I will tell you to the principal". threaten alyssa. The battered Adam could only lie on the floor, sobbing coldly, his face covered in blood mixed with tears of sadness. Bad treatment has lasted a long time and happened to him almost every day.
after that incident he locked himself alone in his room, he cried,felt fed up, sad and really hopeless, he felt that his friends had made his life like hell. The Teachers who didn't really care and no one ever cared, didn't some spoke up for the situation that had befallen him. He blamed his parents and thought that he was not a product of love, he was only to continue the existence of humans.All these thoughts make the devil enter and blind his heart and mind.
The next day he was found to have died in his room. A deep grief covered the day.On the day of Adam's funeral, the look of remorse was seen on his friends, including David and his gang who always bully him, the teachers and also Alyssa, a person close to him who hoped to prevent that.And obviously the biggest regret must have been his parents.Poor Adam, he died with a rope around his neck and a letter that said "Dead people receive flowers more than the living ones because regret is stronger than gratitude". –Adam

Terjemahan :
Adam yang malang


Alkisah, hiduplah seorang anak remaja bernama Adam yang adalah seorang siswa SMA.Dia anak yang pemalu dan pendiam.Adam memiliki kehidupan yang sangat suram. Dia berasal dari keluarga yang hancur. Ibu dan ayahnya  selalu bertengkar hampir setiap hari yang membuat dirinya tertekan, mereka menikah pada usia yang sangat muda. Kondisi ini membuat Adam menjadi anak yang moody dan cenderung anti sosial, bahkan di sekolah ia selalu mendapat perlakuan buruk oleh teman-temannya, terutama David dan gengnya, Adam hanya memiliki seseorang yang cukup dekat dengannya, namanya adalah Alyssa , seorang gadis dari kelasnya yang pemberani yang selalu memasang tubuh untuk membela Adam ketika dia diintimidasi, tidak ada yang berani mengganggu Alyssa karena ayahnya adalah seorang polisi.
Suatu hari Adam datang ke sekolah terlambat, dia datang dalam kondisi acak-acakan, pakaiannya lusuh, wajahnya suram dengan tatapan kosong, bukan hanya sekali ini dia masuk terlambat dengan kondisi seperti itu sampai guru itu bosan menegurnya, guru berkata "oh kamu anak malas, kamu benar-benar tidak punya masa depan, aku benar-benar muak melihat perilakumu!". perkataan itu kemudian disambut oleh seluruh kelas yang meneriakinya. Adam bahkan tidak mengatakan sepatah kata pun dia hanya melihat ke bawah dan berlalu ke kursinya. Adam duduk tepat di belakang alyssa, dia perempuan yang benar-benar peduli pada Adam, tidak ada alasan baginya untuk tidak khawatir tentang Adam. "Hai Adam, apakah kamu baik-baik saja,?" Tanya alyssa. Dan Adam menjawab dengan datar, "ya,Aku baik-baik saja". kemudian alyssa menimpalinya "Kuharap begitu,aku sangat khawatir terhadapmu".
Setelah jam sekolah, sudah waktunya bagi Adam untuk pulang. Tiba-tiba ketika di lorong kelas, Adam dicegat oleh David dan gengnya mnyeretnya kedalam toilet dan menceburkanya ke bak . Dia dipaksa untuk memberikan uangnya, "hai idiot, ayo berikan uangmu!" bentak David. Adam kemudian memohon, "Tolong ampun, biarkan aku pergi, aku tidak punya uang ... sungguh ... tolong ... biarkan aku pergi!". "Kau bohong, dasar sampah tak berguna...rasakan ini!" kata David. Lantas David dan gengnya memukuli adam sampai dia babak belur. Alyssa yang mendengar suara gaduh dari dalam toilet berusaha membantu Adam "hei, apa yang kamu lakukan, hentikan!" kata Alyssa. melihat alyssa memergokinya,David dan geng pergi dan melarikan diri. "Waspadalah jika kamu berani mengganggunya lagi, aku akan memberitahumu kepada kepala sekolah".ancam alyssa. Adam yang telah babak belur hanya bisa terbaring di lantai, terisak kedinginan,wajahnya berlumuran darah bercampur air mata kesedihan. Perlakuan buruk telah belangsung lama dan menimpanya hampir setiap hari.
Setelah kejadian itu ia mengunci dirinya sendirian di kamar,dia menangis,merasa muak, sedih dan benar-benar putus asa,dia merasa bahwa teman-temanya telah membuat kehidupanya seperti neraka.Para Guru yang tidak benar-benar peduli dan tidak ada yang pernah peduli,tidak ada yang angkat bicara atas keadaan yang menimpanya.Dia menyalahkan Orang tuanya dan berpikir bahwa dia bukan produk cinta,ia hanya untuk meneruskan eksistensi manusia saja.Dia menganggap dia diciptakan hanya untuk memainkan sebuah lelucon karena ditempatkan diantara wajah-wajah berpaling yang tidak peduli.Semua pikiran itu membuat iblis masuk dan membutakan hati dan pikiranya.
Keesokan harinya ia ditemukan telah meregang nyawa didalam kamarnya. Duka yang meendalam menyelimuti hari itu Dihari pemakamanya,raut muka penyesalan tampak pada teman-temanya,termasuk david dan gengnya yang selalu membulinya,para guru dan juga Alyssa seorang yang dekat dengan dia yang berharap bisa mencegah hal itu.Dan jelas penyesalan terbesar pasti terjadi orang tuanya. Sungguh malang Adam,ia tewas dengan tali melingkar dilehernya dan sebuah surat yang tertulis " Orang mati menerima bunga lebih dari yang hidup karena penyesalan lebih kuat daripada rasa syukur "-Adam


 01 January 2020,
Firman Ardiansyah

Komentar

Postingan Populer