Poor Adam
One day Adam came to school late,
he came in disheveled condition, his clothes were worn out, his face was gloomy
with a blank stare, not just this once he entered late with such conditions
until the teacher was tired of reprimanding him, the teacher said "oh you
lazybones, you really have no future, I'm really sick of seeing your behavior!
". the words were then welcomed by the whole class who shouted at him.
Adam didn't even say a word he just looked down and went into his chair. Adam
sat right behind alyssa, she was a woman who really cared about Adam, there was
no reason for him not to worry about Adam. "Hi Adam, are you OK?"
Alyssa asked. And Adam answered flatly, "Yes, I'm fine". then alyssa
said to him "I hope so, I'm very worried about you".
After school hours, it was time
for Adam to go home. But suddenly when in the classroom hallway, Adam was
stopped by David and his gang dragged him into the toilet and threw him into
the tub. He was forced to give his money, "O idiot, let's give your
money!" snapped David. Adam then begged, "Please forgive me, let me go, I have no money ... really
... please ... let me off!". "You're lying, you useless trash ... eat
this!" said David. Then David and his gang beat Adam until he was
battered. Alyssa who heard the noise from the toilet tried to help Adam
"hey, what are you doing, stop!" said Alyssa. seeing alyssa catch
her, David and the gang leave and run away. "Beware if you dare to bother
him again, I will tell you to the principal". threaten alyssa. The
battered Adam could only lie on the floor, sobbing coldly, his face covered in
blood mixed with tears of sadness. Bad treatment has lasted a long time and
happened to him almost every day.
after that incident he locked
himself alone in his room, he cried,felt fed up, sad and really hopeless, he
felt that his friends had made his life like hell. The Teachers who didn't
really care and no one ever cared, didn't some spoke up for the situation that
had befallen him. He blamed his parents and thought that he was not a product
of love, he was only to continue the existence of humans.All these thoughts
make the devil enter and blind his heart and mind.
The next day he was found to have
died in his room. A deep grief covered the day.On the day of Adam's funeral,
the look of remorse was seen on his friends, including David and his gang who
always bully him, the teachers and also Alyssa, a person close to him who hoped
to prevent that.And obviously the biggest regret must have been his
parents.Poor Adam, he died with a rope around his neck and a letter that said
"Dead people receive flowers more than the living ones because regret is
stronger than gratitude". –Adam
Adam yang malang
Alkisah, hiduplah seorang anak
remaja bernama Adam yang adalah seorang siswa SMA.Dia anak yang pemalu dan
pendiam.Adam memiliki kehidupan yang sangat suram. Dia berasal dari keluarga
yang hancur. Ibu dan ayahnya selalu
bertengkar hampir setiap hari yang membuat dirinya tertekan, mereka menikah
pada usia yang sangat muda. Kondisi ini membuat Adam menjadi anak yang moody
dan cenderung anti sosial, bahkan di sekolah ia selalu mendapat perlakuan buruk
oleh teman-temannya, terutama David dan gengnya, Adam hanya memiliki seseorang
yang cukup dekat dengannya, namanya adalah Alyssa , seorang gadis dari kelasnya
yang pemberani yang selalu memasang tubuh untuk membela Adam ketika dia
diintimidasi, tidak ada yang berani mengganggu Alyssa karena ayahnya adalah
seorang polisi.
Suatu hari Adam datang ke sekolah
terlambat, dia datang dalam kondisi acak-acakan, pakaiannya lusuh, wajahnya
suram dengan tatapan kosong, bukan hanya sekali ini dia masuk terlambat dengan
kondisi seperti itu sampai guru itu bosan menegurnya, guru berkata "oh
kamu anak malas, kamu benar-benar tidak punya masa depan, aku benar-benar muak
melihat perilakumu!". perkataan itu kemudian disambut oleh seluruh kelas
yang meneriakinya. Adam bahkan tidak mengatakan sepatah kata pun dia hanya
melihat ke bawah dan berlalu ke kursinya. Adam duduk tepat di belakang alyssa,
dia perempuan yang benar-benar peduli pada Adam, tidak ada alasan baginya untuk
tidak khawatir tentang Adam. "Hai Adam, apakah kamu baik-baik saja,?"
Tanya alyssa. Dan Adam menjawab dengan datar, "ya,Aku baik-baik
saja". kemudian alyssa menimpalinya "Kuharap begitu,aku sangat
khawatir terhadapmu".
Setelah jam sekolah, sudah
waktunya bagi Adam untuk pulang. Tiba-tiba ketika di lorong kelas, Adam dicegat
oleh David dan gengnya mnyeretnya kedalam toilet dan menceburkanya ke bak . Dia
dipaksa untuk memberikan uangnya, "hai idiot, ayo berikan uangmu!"
bentak David. Adam kemudian memohon, "Tolong ampun, biarkan aku pergi, aku
tidak punya uang ... sungguh ... tolong ... biarkan aku pergi!". "Kau
bohong, dasar sampah tak berguna...rasakan ini!" kata David. Lantas David
dan gengnya memukuli adam sampai dia babak belur. Alyssa yang mendengar suara
gaduh dari dalam toilet berusaha membantu Adam "hei, apa yang kamu
lakukan, hentikan!" kata Alyssa. melihat alyssa memergokinya,David dan
geng pergi dan melarikan diri. "Waspadalah jika kamu berani mengganggunya
lagi, aku akan memberitahumu kepada kepala sekolah".ancam alyssa. Adam
yang telah babak belur hanya bisa terbaring di lantai, terisak
kedinginan,wajahnya berlumuran darah bercampur air mata kesedihan. Perlakuan
buruk telah belangsung lama dan menimpanya hampir setiap hari.
Setelah kejadian itu ia mengunci dirinya
sendirian di kamar,dia menangis,merasa muak, sedih dan benar-benar putus
asa,dia merasa bahwa teman-temanya telah membuat kehidupanya seperti
neraka.Para Guru yang tidak benar-benar peduli dan tidak ada yang pernah
peduli,tidak ada yang angkat bicara atas keadaan yang menimpanya.Dia
menyalahkan Orang tuanya dan berpikir bahwa dia bukan produk cinta,ia hanya
untuk meneruskan eksistensi manusia saja.Dia menganggap dia diciptakan hanya
untuk memainkan sebuah lelucon karena ditempatkan diantara wajah-wajah
berpaling yang tidak peduli.Semua pikiran itu membuat iblis masuk dan
membutakan hati dan pikiranya.
Keesokan harinya ia ditemukan
telah meregang nyawa didalam kamarnya. Duka yang meendalam menyelimuti hari itu Dihari
pemakamanya,raut muka penyesalan tampak pada teman-temanya,termasuk david dan
gengnya yang selalu membulinya,para guru dan juga Alyssa seorang yang dekat
dengan dia yang berharap bisa mencegah hal itu.Dan jelas penyesalan terbesar
pasti terjadi orang tuanya. Sungguh malang Adam,ia tewas dengan tali melingkar
dilehernya dan sebuah surat yang tertulis " Orang mati menerima bunga
lebih dari yang hidup karena penyesalan lebih kuat daripada rasa syukur "-Adam
01 January 2020,
Firman Ardiansyah
Komentar
Posting Komentar